<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SoalMatematika.Com &#187; Tips Belajar</title>
	<atom:link href="http://soalmatematika.com/category/tips-belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://soalmatematika.com</link>
	<description>Kumpulan Soal Matematika SD SMP dan SMA</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 03:09:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Conference Ujian Nasional Matematika 2009 Via YM</title>
		<link>http://soalmatematika.com/conference-ujian-nasional-matematika-2009-via-ym/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/conference-ujian-nasional-matematika-2009-via-ym/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 06:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bocoran un 2009]]></category>
		<category><![CDATA[math conference]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Prediksi UN 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Soal Matematika]]></category>
		<category><![CDATA[un 2009un matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Melalui posting ini saya mengundang bagi siapa saja (terutama kelas XII) yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian akhir nasional untuk bergabung dalam conference ujian nasional matematika 2009 bersama siswa-siswi seluruh Indonesia. Catat baik-baik waktunya ya: Sabtu, 18 April 2009, pukul 18.00 WIB sampai dengan 19.30 WIB. Selama 90 menit kita akan berinteraksi, diskusi, bagi-bagi soal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Melalui posting ini saya mengundang bagi siapa saja (terutama kelas XII) yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian akhir nasional untuk bergabung dalam conference ujian nasional matematika 2009 bersama siswa-siswi seluruh Indonesia. Catat baik-baik waktunya ya: Sabtu, 18 April 2009, pukul 18.00 WIB sampai dengan 19.30 WIB. Selama 90 menit kita akan berinteraksi, diskusi, bagi-bagi soal prediksi ataupun berbagi tips dan teknik dalam mengerjakan soal ujian nasional matematika 2009.<br />
<span id="more-96"></span>Acara ini sekaligus bisa dijadikan sebagai pemantapan bagi siswa-siswi dalam menghadapai ujian nasional 2009.  Tentunya kalian tidak akan rugi dengan mengikuti acara ini. Dan kalian juga tidak akan dipungut biaya untuk mengikutinya. Caranya cukup mudah:<br />
1. Yang jelas Anda harus punya account YM, buat dulu via <a href="http://www.mail.yahoo.com" target="_blank">mail.yahoo.com</a>, jika Anda belum memilikinya.<br />
2. Untuk bergabung dalam conference Anda  dapat meng-add saya terlebih dahulu atau Anda cukup menulis pada kotak komentar di posting ini, selanjutnya saya nanti akan meng-add Anda.<br />
3. Dalam berdiskusi gunakanlah kata-kata yang sopan dan santun.</p>
<p style="text-align: justify;">Perlu dicatat bahwa saya yang akan memandu conference tersebut dan dalam conference tidak ada soal bocoran apapun. Kesepakatan-kesepakan lainnya nanti akan saya jelaskan pada posting selanjutnya atau pada waktu conference. Saya juga mengundang Bapak/Ibu guru untuk bergabung dalam acara ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingat kesuksesan di tangan Anda. Saya tunggu partisipasi Anda dalam acara ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/conference-ujian-nasional-matematika-2009-via-ym/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trik Belajar Efektif dalam Ujian</title>
		<link>http://soalmatematika.com/trik-belajar-efektif-dalam-ujian/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/trik-belajar-efektif-dalam-ujian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Bukan bermaksud untuk menggurui Anda, tapi saya akan mencoba untuk menuliskan hal-hal yang pernah saya lakukan agar dapat belajar secara efektif dan berhasil dalam menghadapi ujian. Apakah saya selalu berhasil dalam ujian ? Tentu saja tidak, beberapa kali saya juga pernah gagal dalam menghadapi ujian. Tetapi hal itu tidak membuat saya untuk malas belajar, bahkan hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bukan bermaksud untuk menggurui Anda, tapi saya akan mencoba untuk menuliskan hal-hal yang pernah saya lakukan agar dapat belajar secara efektif dan berhasil dalam menghadapi ujian.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah saya selalu berhasil dalam ujian ? Tentu saja tidak, beberapa kali saya juga pernah gagal dalam menghadapi ujian. Tetapi hal itu tidak membuat saya untuk malas belajar, bahkan hal itu lebih dapat memacu saya untuk lebih tekun dan mempersiapkan strategi yang tepat. Ya, benar ada pepatah yang mengatakan bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk dapat belajar secara efektif, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, diantaranya:<br />
<span id="more-66"></span><br />
1. Persiapan<br />
2. Memilih strategi yang tepat<br />
3. Menjaga kesehatan dan rajin berolah raga</p>
<p style="text-align: justify;">Persiapan<strong><br />
</strong>Keberhasilan dalam menghadapi ujian tidak dapat terlepas dari persiapan yang Anda lakukan. Apakah persiapan jauh-jauh hari menjamin kerberhasilan ? Tentu saja tidak. Jika Anda hanya membaca dan latihan terus menerus tanpa mengerti maksudnya, maka persiapan yang Anda lakukan percuma, walaupun itu Anda lakukan jauh-jauh hari sebelum ujian.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu bagaimanakah persiapan yang efektif ?<br />
Pada prinsipnya persiapan yang efektif adalah persiapan jauh-jauh hari sebelum Anda akan ujian. Tentu saja hal ini dimulai ketika Anda menerima materi yang akan diujikan. Mulai dari penyusunan catatan yang efektif, latihan yang teratur dan kontinu, pemilihan waktu belajar dan  mencoba untuk membuat pertanyaan dan dijawab sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Manajemen waktu juga bagian dari persiapan. Misalnya Anda akan menempuh ujian 1 bulan lagi, maka mulai Anda mengetahui jadwal  ujian tersebut, maka dari saat itu juga Anda harus mencari informasi pada orang-orang yang berpengalaman, mulai berlatih soal-soal dan membuat rangkuman. Berikut secara lengkap bagaimana membuat manajemen waktu yang baik:</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu 1 : mencari infomasi yang berkaitan dengan ujian, prediksi-prediksi, soal-soal tahun sebelumnya (dapat dilakukan lebih awal)</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu 2 : mulai mengerjakan soal-saol latihan secara kontinu dan jangan bermalas-malasan</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu 3: mengerjakan soal-soal yang lebih berbobot dan mencoba membuat rangkuman rumus-rumus (eksak) dan membuat garis besar apa yang sudah Anda pelajari dengan bahasa Anda sendiri (non eksak).</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu 4: porsi untuk belajar sedikit dikurangi untuk meredakan stress dan ketegangan ketika menghadapi ujian, dan bukan berarti Anda harus santai.</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu 5: menempuh ujian</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu yang sebaiknya digunakan untuk belajar (tergantung selera masing2), namun saya anjurkan untuk belajar sore (4-5.30) atau malam (7-8.30). Dalam belajar Anda tidak harus berlama-lama dan jangan sungkan-sungkan untuk istirahat atau tidur jika Anda benar-benar kelelahan. Dan tak lupa pula untuk belajar pada waktu pagi hari, misalnya jam 4-5.30, karena pada jam-jam inilah sebenarnya Anda dapat belajar secara tenang dan dengan pikiran yang jernih.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, hambatan terbesar ketika belajar pagi adalah malas bangun dan mencoba untuk menunda waktu, &#8230;.. nantilah 10 menit lagi, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. 30 menit lagi dan seterusnya. Untuk mengatasi ini sebenarnya cukup mudah. Buatlah alarm pada jam Anda dan siapkan 1 gelas air putih sebelum Anda tidur dan ketika Anda mendengar alarm Anda berbunyi , maka Anda diharapkan untuk sesegera mungkin untuk minum air putih yang sudah Anda siapkan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal-hal tersebut harap Anda lakukan secara teratur dan kontinu, dan bukan berarti bahwa Anda harus mempersiapkannya setiap hari. Namun semuanya itu tergantung dari niat Anda sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/trik-belajar-efektif-dalam-ujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Kegagalan</title>
		<link>http://soalmatematika.com/belajar-dari-kegagalan/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/belajar-dari-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar dari Kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Belajar bisa dilakukan lewat berbagai cara. Kita mendapat pengetahuan implisit (hal-hal mendasar yang sepertinya kita ketahui begitu saja) karena melakukan sebuah aktivitas dan menggambarkan apa yang kita pelajari. Penelitian menujukkan bahwa manusia mempelajari ilmu deklaratif (pengetahuan eksplisit yang bisa dibagikan dengan orang lain) dari kegagalan di masa lalu. Dengan kata lain, sukses pada usaha yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Belajar bisa dilakukan lewat berbagai cara. Kita mendapat pengetahuan implisit (hal-hal mendasar yang sepertinya kita ketahui begitu saja) karena melakukan sebuah aktivitas dan menggambarkan apa yang kita pelajari. Penelitian menujukkan bahwa manusia mempelajari ilmu deklaratif (pengetahuan eksplisit yang bisa dibagikan dengan orang lain) dari kegagalan di masa lalu.<br />
<span id="more-63"></span>Dengan kata lain, sukses pada usaha yang pertama tidak memberi kita pelajaran baru, tetapi kegagalan mendorong kita untuk belajar secara lebih baik di masa yang akan datang. Subjek penelitian yang menggambarkan diri sebagai tidak mempunyai bekal apa-apa tentang suatu proses mengalami terobosan yang menakjubkan dalam pemahaman setelah empat sampai enam kali kegagalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ilmu implisit dan eksplisit bisa dikembangkan secara bersamaan. Kegagalan dapat dijadikan sebuah strategi belajar hebat jika diikuti dengan penyesuaian diri selama proses pengulangan (dengan umpan balik khusus) daripada sekadar bicara dan mengeluhkannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Jensen, Eric. 2007. Rahasia Otak Cemerlang. Jakarta: Penerbit Gramedia)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/belajar-dari-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Sukses Menghadapi Ujian</title>
		<link>http://soalmatematika.com/panduan-sukses-menghadapi-ujian/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/panduan-sukses-menghadapi-ujian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:22:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan Sukses Ujian]]></category>
		<category><![CDATA[Soal Ulangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Matematika]]></category>
		<category><![CDATA[Ulangan Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Panduan singkat menghadapi ujian ini sekiranya dapat membantu Anda (siswa SMA) ketika akan menghadapi UAN agar dapat mengurangi stress dan panik yang berlebihan. Ketika seorang siswa berjuang mempersiapkan ujian seringkali mereka tidak paham benar bagaimana mereka: - seharusnya mempersiapkan diri - mengatur waktu - menggunakan strategi belajar Sebagian besar mereka belajar dengan apa adanya, seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Panduan singkat menghadapi ujian ini sekiranya dapat membantu Anda (siswa SMA) ketika akan menghadapi UAN agar dapat mengurangi stress dan panik yang berlebihan. Ketika seorang siswa berjuang mempersiapkan ujian seringkali mereka tidak paham benar bagaimana mereka:</p>
<p align="justify">- seharusnya mempersiapkan diri<br />
- mengatur waktu<br />
- menggunakan strategi belajar</p>
<p align="justify">Sebagian besar mereka belajar dengan apa adanya, seperti biasa, padahal ada banyak hal yang harus dipersiapkan, diatur dan diperiksa kembali agar suskes dalam menghadapi ujian. Berikut panduan sukses bagi Anda dalam menghadapi ujian.</p>
<p align="justify"><span id="more-60"></span></p>
<p align="justify"><strong>1. Mempersiapkan diri semaksimal mungkin<br />
</strong></p>
<p align="justify">Ketika Anda menghadapi UAN mungkin akan terjadi banyak kejutan-kejutan jika Anda tidak mempersiapkan diri secara maksimal, baik itu soal yang belum pernah Anda kerjakan, Anda lupa rumusnya, atau Anda bisa mengerjakan tetapi tidak ada jawaban yang sesuai dan masih banyak kejutan-kejutan lainnya. Berikut beberapa hal yang sebaiknya menjadi perhatian sebelum Anda menghadapi ujian:</p>
<p align="justify"><a title="ujian" href="http://istiyanto.com/wp-content/uploads/2008/11/ujian.jpg"><img src="http://istiyanto.com/wp-content/uploads/2008/11/ujian.thumbnail.jpg" alt="ujian" /></a></p>
<p align="justify">- soal-soal semacam apa yang kiranya akan keluar dalam ujian<br />
- berapa lama (menit) Anda akan megerjakan untuk setiap soalnya<br />
- petunjuk-petunjuk apa yang ada sebelum pelaksanaan UAN,<br />
kisi-kisi atau Standar Kompetensi Lulusan (SKL)</p>
<p align="justify"><strong>2. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin</strong></p>
<p align="justify">Dalam pelaksanaan UAN 2008, semua siswa tidak boleh keluar sebelum tanda bel waktu ujian selesai. Peraturan tersebut tentu saja memiliki kelemahan dan kelebihannya. Siswa yang merasa sudah yakin bisa dan mampu mengerjakan dengan cepat, di kelas akan cenderung ramai dan terkadang malah mengganggu teman-teman yang lain. Namun, jika para siswa diperbolehkan keluar sebelum tanda bel waktu ujian selesai, maka hal ini akan mengganggu situasi kelas dan mempengaruhi kondisi psikologis siswa yang lain. Selain itu, jika ada kesalahan-kesalahan yang dilalakukan siswa, misalnya ketidaklengkapan identias dll, akan sulit dilacak, padahal siswa yang bersangkutan sudah keluar dan lembar jawab harus dikumpulkan ke Pokja.</p>
<p align="justify">Terlepas dari hal di atas, tidak ada salahnya jika Anda dapat memanfaatkan waktu yang tersedia, baik itu waktunya pas atau Anda memiliki kelebihan waktu. Ingat, tidak ada seorangpun yang dapat memanfaatkan waktu dengan sempurna, sehingga jangan khawatir bahwa Anda tidak dapat mengatur waktu.</p>
<p align="justify">Dalam perencanaan waktu sebaiknya:</p>
<p align="justify">- membuat catatan semua deadline<br />
- meluangkan waktu untuk refreshing dan relaksasi<br />
- hitung berapa lama waktu yang dapat Anda gunakan untuk belajar</p>
<p align="justify">Hal tersebut akan membantu Anda secara realistik, berapa total waktu yang Anda miliki untuk menghadapi setiap mata pelajaran.</p>
<p align="justify"><strong>3. Mengembangkan strategi belajar yang efektif</strong></p>
<p align="justify">Berikut beberapa strategi belajar yang efektif:</p>
<p align="justify">- melihat garis besar keseluruhan materi<br />
- mencari keterkaitan antar topik atau materi<br />
- menghubungkan apa yang Anda pelajari dengan situasi nyata dalam hidup Anda<br />
- mengorganisir materi secara hirarkis dan terstruktur, jika perlu Anda buat rangkuman kecil materi<br />
- membuat alat bantu berupa gambar atau diagram yang membuat Anda mudah untuk mengingat dan mempelajari materi (mind map)<br />
- mencari persamaan dan perbedaan<br />
- mencari poin-poin penting dan mencoba membahasakan dengan bahasa Anda sendiri<br />
- mengkritisi dan mengevaluasi apa yang sudah Anda pelajari<br />
- mendiskusikan materi dengan teman-teman Anda</p>
<p align="justify"><strong>4. Mengecek perkembangan belajar Anda</strong></p>
<p align="justify"><strong>5. Persiapan akhir</strong></p>
<p align="justify"><strong>6. Mengatasi semua permasalahan teknis dan non-teknis</strong></p>
<p align="justify"><strong>7. Konsentrasi dalam belajar dan ketika menghadapi ujian</strong></p>
<p align="justify"><strong>8. Relaksasi </strong></p>
<p align="justify">Semoga hal-hal tersebut dapat membantu Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/panduan-sukses-menghadapi-ujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Lancar, Bermain Pun Lancar</title>
		<link>http://soalmatematika.com/belajar-lancar-bermain-pun-lancar/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/belajar-lancar-bermain-pun-lancar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat saya masih sekolah, gangguan utama dalam belajar yang dialami siswa-siswa lebih banyak karena malas dan kalau pun ada gangguan lebih karena ada tawuran atau adanya persaingan persaingan antarsekolah. Namun kini, seiring berjalannya waktu faktor-faktor yang menyebabkan siswa untuk belajar lebih karena faktor eksternal yang berkaitan dengan teknologi terutama internet, misalnya: internet-an lewat HP, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada saat saya masih sekolah, gangguan utama dalam belajar yang dialami siswa-siswa lebih banyak karena malas dan kalau pun ada gangguan lebih karena ada tawuran atau adanya persaingan persaingan antarsekolah. Namun kini, seiring berjalannya waktu faktor-faktor yang menyebabkan siswa untuk belajar lebih karena faktor eksternal yang berkaitan dengan teknologi terutama internet, misalnya: internet-an lewat HP, main game online sampai lupa waktu, main PS-an sehari suntuk bersama teman-teman. Akibatnya, semangat untuk belajar menjadi kendur dan mengakibatkan malas dan akhirnya tidak naik kelas atau tidak lulus.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-57"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya pernah menanyakan pada beberapa siswa: &#8220;Siapa yang suka main game online ?&#8221; Ternyata hampir separuh lebih siswa-siswa saya angkat tangan dan mengakuinya tanpa ada perasaan malu. Lebih mengejutkan lagi, ada siswa-siswa yang sering main game online sehari minimal 5 jam atau melebihi waktu untuk belajar. Bahkan ketika liburan ada yang menyempatkan seharian tanpa istirahat dan tidak pulang ke rumah dan paginya bolos sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Maraknya bermain game online saat ini juga tidak lepas dari suburnya bisnis game online, terutama lokasi-lokasi dekat sekolah atau kampus. Disisi lain mereka diuntungkan, tetapi disisi lain, para siswalah yang menjadi korban perkembangan teknologi. Mereka terjebak dalam arus jaman dan kurangnya kontrol dari orang tua membuat bermain menjadi lebih longgar. Peran guru dan orang tua menjadi penting disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah sekilas gangguan belajar yang dialami para siswa terutama di daerah kota. Gangguan ini tentu saja berbeda dengan gangguan yang dialami anak-anak di daerah perkotaan atau yang jauh dari hingar bingar kota dan budaya konsumerisme.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana upaya yang harus kita lakukan baik sebagai siswa, guru ataupun orang tua ? Bermain pada prinsipnya boleh dan tidak ada melarang, yang diperlukan adalah bisa mengatur waktu dan menempatkan diri. Berikut tip-tip dari saya untuk dapat belajar dengan baik tanpa menghilangkan waktu untuk bermain.</p>
<p style="text-align: justify;">1. Membiasakan diri untuk teratur belajar dan terlebih dahulu menentukan topik apa yang ingin dipelajari. Misalnya hari ini saya mau belajar Matematika, besok Bahasa Inggris dan seterunya. Kebiasaan belajar pada waktu jam belajar (19.00 sd 21.00) perlu kita kembangkan dari sejak dini karena ini akan membiasakan kita untuk teratur belajar. Namun, waktu untuk belajar setiap siswa biasanay berbeda, ada senang jam tersebut, jam 12.00 bahkan ada yang suka belajar waktu pagi hari, jam 04.00. Silahkan itu boleh-boleh saja dan yang penting disini adalah adanya kebiasaan untuk belajar. Waktu efektif untuk belajar minimal 1 jam perhari.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Biasakan diri untuk belajar setahap demi setahap dan jangan gunakan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam). Cara ini tidak efektif, karena terlalu memforsir pikiran dan tenaga Anda dan faktor kesehatan menjadi taruhannya Lain halnya kalau Anda belajar setiap hari, meskipun sedikit-sedikit tetapi cara ini akan menghemat pikiran dan tenaga Anda. Lebih efektif lagi jika Anda memperhatikan dengan seksama ketika guru/dosen Anda menjelaskan, karena ini akan meringankan beban Anda untuk belajar.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Ambilah waktu untuk refreshing. Disini saya tidak mengharuskan Anda untuk belajar tiap hari. Carilah waktu yang kosong untuk refreshing, misalnya: baca-baca buku ringan, berolah raga, main game atau jalan-jalan dan lain-lain. Hal ini agar pikiran Anda tidak terlalu tegang. Tetapi perlu diperhatikan bahwa Anda janganlah sampai kelewat waktu dan membuang-buang energi Anda. Luapkanlah energi-energi positif Anda untuk hal-hal yang positif pula.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Buatlah manajemen waktu Anda secara rutin atau mencatat hal-hal yang ingin Anda lakukan di buku saku Anda. Jika hal ini Anda lakukan setidaknyan Anda sudah menjadi manajer dan pemimpin bagi Anda sendiri. Manajemen waktu penting untuk melatih hidup disiplin dan teratur. Buatlah garis-garis waktu kapan Anda bermain, kapan Anda belajar, kapan olah raga dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja Anda dapat menambahkan sendiri tip-tip belajar efektif sesuai dengan kegiatan Anda sehari-hari. Semoga ini bermanfaat bagi Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/belajar-lancar-bermain-pun-lancar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Matematika</title>
		<link>http://soalmatematika.com/tujuh-kesalahan-siswa-dalam-mengerjakan-soal-matematika/</link>
		<comments>http://soalmatematika.com/tujuh-kesalahan-siswa-dalam-mengerjakan-soal-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 05:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Matematika]]></category>
		<category><![CDATA[Matematika SD]]></category>
		<category><![CDATA[Matematika SMA]]></category>
		<category><![CDATA[Soal Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soalmatematika.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Belajar matematika dengan cara membaca dan menghafal tidaklah cukup. Matematika bukan ilmu hafalan. Kunci untuk berhasil dalam mengerjakan soal matematika adalah dengan banyak latihan. Latihan dan terus latihan. Ketika Anda sudah banyak berlatih, secara otomatis rumus-rumus juga akan masuk ke otak Anda. Sehingga Anda tidak perlu menghafal rumus demi rumus. Namun, kadang-kadang kita juga harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Belajar matematika dengan cara membaca dan menghafal tidaklah cukup. Matematika bukan ilmu hafalan. Kunci untuk berhasil dalam mengerjakan soal matematika adalah dengan banyak latihan. Latihan dan terus latihan. Ketika Anda sudah banyak berlatih, secara otomatis rumus-rumus juga akan masuk ke otak Anda. Sehingga Anda tidak perlu menghafal rumus demi rumus. Namun, kadang-kadang kita juga harus tetap bisa menghafal supaya dapat mengerjakan dengan cepat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-47"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Belajar Matematika Belajar Menghafal ?</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak usah khawatir karena Anda tidak bisa menghafal. Logikanya begini. Anda pasti hafal diluar kepala bahwa 5 x 5 =25. Padahal itu Anda pelajari beberapa tahun yang lalu. Mengapa Anda masih ingat ? Padahal Anda tidak menghafal terus menerus. Hampir sama ketika Anda mempelajari rumus-rumus trigonometri atau rumus-rumus integral. Ketika  Anda pertama kali mempelajari rumus-rumus pasti kelihatan sulit. Tetapi ketika Anda membiasakan diri untuk berlatih dan terus berlatih semakin lama Anda tidak perlu menghafal karena memori otak Anda sudah menyimpan rumus-rumus tersebut ketika Anda berlatih dan menggunakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, pada posting kali ini saya akan memberikan tujuh kesalahan yang paling sering dilakukan siswa ketika mengerjakan soal matematika terutama ketika menghadapi ujian. Saya pilih siswa karena sebentar lagi siswa-siswi kelas XII akan menghadapi ujian nasional yang secara langsung menentukan masa depan mereka. Terlebih matematika masih dijadikan momok pelajaran yang menakutkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan ini diharapkan para siswa semakin tahu bagaimana seharusnya belajar matematika. Sehingga para siswa merasa asyik dan menikmati ketika belajar matematika. Dan tentu saja  kesalahan-kesalahan ini tidak akan dilakukan. Berikut tujuh kesalahan yang dilakukan para siswa ketika belajar matematika atau ketika mau menghadapi ujian matematika.</p>
<p style="text-align: justify;">1. Tidak Belajar Sama Sekali dan Terlalu Percaya Diri<br />
Beberapa siswa sering merasa yakin dengan latihan-latihan yang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga pada waktu mendekati ujian mereka tidak belajar sama seklai. Ini merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan siswa.  Meskipun Anda cerdas dan pandai, namun alangkah baiknya jika Anda mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena segala sesuatu bisa terjadi pada waktu ujian. Ingat kajinan juga berpengaruh terhadap keberhasilan Anda. SUKSES = RAJIN + CERDAS.</p>
<p style="text-align: justify;">
<a href="http://istiyanto.com/wp-content/uploads/2009/03/doingmath.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-754" title="doingmath" src="http://istiyanto.com/wp-content/uploads/2009/03/doingmath.jpg" alt="doingmath" width="255" height="202" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, jika siswa tidak belajar sama sekali, maka segala cara kemudian ditempuh, misalnya: membuat contekan, mengandalkan teman sebelahnya atau mengisi jawaban apa adanya alias &#8220;ngawur&#8221;. Nah, kalau sudah begini sangat fatal. Ingat jika Anda ketahuna mencontek atau bekerja sama banyak kerugian yang akan Anda alami. Lebih baik persiapan belajar dan mengerjakan sesuai dengan kemampuan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Belajar Matematika dengan Menghafal dan Tanpa Latihan<br />
Seperti sudah saya jelaskan di atas, bahwa belajar matematika bukan belajar menghafal. Salah jika Anda belajar matematika tanpa latihan, karena sebenarnya banyak hal yang akan Anda temukan ketika latihan. Porsi untuk membaca dan latihan menurut saya adalah 20 % untuk membaca konsep dan 80 % untuk latihan. Jangan terlalu banyak membaca konsep karen tidak akan membuat mahir atau terampil mengerjakan soal-soal matematika. Ingat soal-soal matematika bukanlah konsep semata, tetapi lebih banyak soal yang berkaitan ketrampilan Anda menggunakan rumus, logika dan menyimpulkan sesuatu.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Tidak Teliti<br />
Sayang benar jika Anda bisa mengerjakan sebuah soal matematika dengan lengkap, tetapi Anda merasa kecewa karena setelah Anda keluar dari ruang ujian Anda baru menyadari bahwa jawaban Anda salah pada baris terakhir saja. Anda sudah mengerjakan dengan susah payah, tetapi karena ketidaktelitian membuat jawaban Anda salah. Misalnya: 1+(-10) menjadi 9, padahal hanya kurang tanda (-) saja, betapa itu sangat mengecewakan jika itu terjadi pada Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun Anda pintar dan melakukan banyak persiapan, namun jika Anda tidak teliti juga akan percuma. Terlebih jika semua soal adalah soal pilihan ganda, yang ditentukan dengan jawaban benar atau salah saja. Fatal akibatnya jika Anda tidak teliti. Apakah Anda pernah mengalami seperti hal ini ?</p>
<p style="text-align: justify;">4. Terburu-buru<br />
Banyak siswa yang sering melakukan kesalahan ini. Biasanya kesalahan ini dilakukan karena siswa ingin segera menyelesaiakan soal matematika dengan cepat dan ingin mendapat nilai maksimal. Namun karena terburu-buru banyak kesalahan-kesalahan sepele yang dilakukan. Misalnya ketika mengerjakan soal urain, ada yang salah, kemudian dihapus/di tipex, sambil menunggu kemudian mengerjakan soal yang lain. Karena terburu-buru, maka jawaban yang ingin diperbaiki menjadi kosong dan tidak jadi diperbaiki. Fatal bukan ?</p>
<p style="text-align: justify;">5. Tidak Memperhatikan Petunjuk Soal dan Lupa Menulis Identitas Diri<br />
Ketika Anda mau mengerjakan soal-soal matematika, sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu petunjuk soalnya. Siapa tahu ada aturan atau petunjuk-petunjuk yang baru atau tidak seperti petunjuk sebelumnya. Misalnya skor setipa nomor, skornya 1 atau 4, jika salah -1 dan lain-lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Mengerjakan Tidak dengan Prioritas dan Tanpa Strategi<br />
Kecenderungan siswa dalam mengerjakan soal matematika biasanya cenderung mengerjakan dari nomor 1 dan tidak memperhatikan soal-soal yang lain. Akibatnya jika nomor 1 kebetulan soal yang sulit, maka pada bagian awal Anda sudah membuat kesalahan. Selain itu Anda akan cenderung emosi semisal Anda tidak memperoleh jawabannya. Ada tipe  pembuat soal yang seperti ini, yang digunakan untuk menguji psikologis siswa. Sebaiknya Anda hati-hati dalam menghadapi tipe-tipe soal yang sulit dan ditaruh di bagian awal soal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaiknya, Anda lihat terlebih dahulu semua soal, jumlah halaman, lengkap atau tidak, prioritaskan soal-soal yang mudah menurut Anda, baru kemudian mengerjakan soal-soal yang sulit. Setelah itu Anda hitung kemungkinan Anda bia mengerjakan berapa soal. Sudah tuntas belum ?</p>
<p style="text-align: justify;">7. Mengerjakan dengan Coba-coba dan Menghafalkan Rumus Praktis<br />
Memang tidak salah jika Anda mengerjakan soal dengan coba-coba. Beberapa soal memang lebih cepat jika dikerjakan dengan coba-coba terutama untuk soal pilihan ganda. Misalnya soal, program linear, soal sistem persamaan linear dan lain-lain. Tetapi saran saya, sebaiknya Anda juga harus hati-hati dengan tipe-tipe soal seperti ini. Kadang-kadang juga ada soal yang bisa dikerjakan dengan coba-coba tetapi akhirnya menjebak Anda. Selain itu, ada soal dengan tipe ini yang dikerjakan lebih lama daripada dengan langkah-langkah biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak melarang Anda menggunakan rumus praktis atau cara cepat. Memang ada tipe soal yang dapat dikerjakan dengan rumus praktis. Tetapi perhatikan bahwa rumus prakits tidak berlaku untuk semua soal, hanya untuk soal dengan tipe tertentu saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Kiranya sudah terlalu banyak saya menuliskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan ketika mengerjakan soal terutama soal matematika dan beberapa saran untuk Anda. Saran saya dalam mengerjakan soal matematika sebaiknya Anda harus:<br />
1. Percaya Diri<br />
2. Mengerjakan dengan Strategi<br />
3. Persiapan Diri dengan Banyak Berlatih</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin Anda memiliki kesalahan lain dan saran-saran lain silahkan Anda tuliskan pada kotak komentar di bawah ini. Tujuh di atas bukan angka keramat, hanya untuk mempermudah mengingat saja dan jika ada tambahan bisa menjadi delapan atau sembilan dan seterusnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Belajar Bagi Siswa-siswa Kelas XII</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Semoga Berhasil dalam UN 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soalmatematika.com/tujuh-kesalahan-siswa-dalam-mengerjakan-soal-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>60</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

